
Pertanda awal kehamilan sering tidak disadari oleh para Ibu hamil karena menyerupai tanda-tanda menjelang menstruasi.
Tanda kehamilan antara ibu hamil yang satu dengan yang lainnya tidak
sama. Bahkan tanda-tanda kehamilan yang dialami oleh seorang ibu pada
saat mengandung anak pertama dapat berbeda dengan yang dialami pada
kehamilan anak kedua dan seterusnya. Tanda kehamilan pada minggu-minggu
awal sering tidak disadari oleh ibu hamil karena menyerupai tanda-tanda
tubuh menjelang menstruasi. Walau demikian,
tanda kehamilan yang paling umum dikenali adalah terlambatnya datang bulan.
Berikut tanda kehamilan yang wajib Ibu ketahui
Beberapa tanda kehamilan ini adalah tanda kehamilan yang sering dialami ibu hamil pada minggu-minggu pertama.
Tanda kehamilan terlambat datang bulan
Terlambatnya datang bulan adalah tanda kehamilan yang paling umum
terjadi pada ibu hamil. Saat Ibu mengalami terlambat datang bulan dan
untuk memastikan adanya kehamilan, Ibu dianjurkan untuk periksa ke
dokter atau bidan. Walau ibu hamil dapat melakukan tes kehamilan sendiri
di rumah dengan alat tes kehamilan khusus yang dijual di apotek atau
toko obat, namun ibu hamil tetap perlu ke dokter atau bidan untuk
memastikan kehamilannya.
Tanda kehamilan keluarnya bercak darah (spotting)
Tanda kehamilan berupa bercak darah ini terjadi karena adanya proses
‘perlekatan’ bakal janin ke dinding rahim, sehingga menyebabkan sedikit
perdarahan. Sebagian ibu hamil akan merasa perutnya kencang/kram saat
proses ini terjadi, namun sebagian ibu hamil lainnya tidak merasakan
apa-apa.
Selain tanda kehamilan bercak darah, kadang-kadang dapat ditemukan
lendir kental berwarna keputihan yang keluar dari liang kemaluan/vagina.
Ibu tidak perlu khawatir karena ‘keputihan’ selama kehamilan ini normal
dan tidak memerlukan pengobatan. Yang perlu ibu waspadai, bila
keputihan berbau tidak sedap dan disertai rasa terbakar atau gatal,
apalagi disertai perubahan warna yang tidak biasanya. Apabila Ibu
mengalami tanda-tanda tersebut, maka sebaiknya Ibu segera ke dokter
untuk diperiksa lebih lanjut, karena mungkin keputihan tersebut akibat
dari infeksi bakteri atau jamur.
Tanda kehamilan cepat lelah dan sakit kepala
Sangat lelah tanpa sebab yang jelas dapat merupakan salah satu awal
tanda kehamilan. Sebaiknya Ibu tidak mengatasi rasa lelah ini dengan
mengonsumsi kafein yang berlebihan. ‘Dengarkanlah’ tubuh Ibu, dan
berusaha rileks dan istirahat yang cukup. Konsumsilah makanan yang
bergizi lengkap dan seimbang,
termasuk mengandung protein dan zat besi, yang bermanfaat membantu
mengatasi kelelahan selama kehamilan. Ibu pun dapat mengonsumsi susu
untuk ibu hamil untuk melengkapi asupan gizi sehari-hari, karena susu
mengandung zat gizi yang relatif lengkap.
Peningkatan hormon pada tubuh ibu hamil dapat menyebabkan sakit
kepala. Cobalah untuk rileks, atasi stres dan beristirahat. Minumlah air
putih agar tubuh tidak mengalami kekurangan cairan dan lakukan olah
raga ringan secara teratur agar Ibu tetap bugar selama kehamilan. Bila
gejala sakit kepala tidak membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk
dapat diperiksa dan ditangani dengan tepat.
Tanda kehamilan penciuman lebih sensitif
Beberapa aroma yang cukup tajam maupun aroma yang biasanya disukai Ibu
sebelum hamil, misalnya parfum, justru dapat menyebabkan mual selama
kehamilan. Ini merupakan salah satu tanda kehamilan, yaitu indera
penciuman ibu hamil menjadi lebih sensitif. Yang dapat Ibu lakukan untuk
menyiasatinya adalah hindari mencium aroma yang membuat Ibu mual dan
membahayakan kesehatan, termasuk menghindari asap rokok yang tidak baik
untuk kesehatan si Kecil dalam kandungan.
Tanda kehamilan payudara bengkak dan lunak
Pada minggu pertama hingga kedua, ibu hamil akan merasakan perubahan
pada payudaranya, yang terasa lebih berat atau lunak saat disentuh dan
mungkin terasa sedikit nyeri. Puting payudara akan tampak lebih
menonjol dan daerah sekitar puting payudara, akan berwarna lebih gelap.
Tanda kehamilan mual/morning sickness dan mengidam
Tanda kehamilan
mual dan muntah
pada pagi hari atau dikenal sebagai morning sickness, biasanya dialami
saat usia kehamilan 2-8 minggu. Beberapa ibu hamil mungkin tidak
mengalami mual dan muntah sama sekali, namun ada pula yang mengalami
mual selama kehamilannya.
Selain mual, kadang-kadang Ibu
mengidam
makan makanan tertentu di luar kebiasaan, misalnya rujak, buah mangga
muda, acar atau es krim. Mengidam dapat dijumpai sebagai tanda kehamilan
pada awal usia kehamilan dan dapat berlangsung terus hingga usia
kehamilan 9 bulan.
Ibu hamil dapat mengalami semua tanda kehamilan seperti yang telah
disebutkan di atas, namun ada yang hanya mengalami 1 atau 2 tanda
kehamilan. Jika tanda-tanda kehamilan mengganggu Ibu, diskusikan dan
rencanakan bersama dokter atau bidan mengenai tindakan yang dapat
dilakukan untuk mengatasinya, sehingga kehamilan
Ibu tetap sehat dan si Kecil di dalam kandungan pun tumbuh optimal.