Para pakar kebidanan menyatakan cara
terbaik mengetahui jenis kelamin janin selain pindai USG adalah menunggu
hingga kelahiran. Ada mitos jika ibu memiliki kandungan yang membulat
atau mendatar, mengidam makanan tertentu merupakan tanda bayi laki-laki
atau perempuan. Jenis kelamin bisa dilihat dari pindai pada usia
kehamilan 20 minggu, tetapi yang terbaik adalah menunggu hingga bayi
lahir.
Meskipun demikian, masih ada banyak lagi
beredar mitos dan fakta seputar kehamilan dan menebak jenis kelamin
bayi. Boleh percaya, boleh juga tidak di antaranya :
Berat badan ayah
Mitos : Jika
ayah ikut menggemuk selama kehamilan, itu pertanda seorang bayi
perempuan. Tetapi jika berat ayah relatif tak berubah, bayi dalam
kandungan laki-laki.
Fakta : Pakar
di dunia percaya berat badan ayah selama kehamilan mungkin dapat
digunakan untuk mengira-ngira jenis kelamin janin. Dalam studi terhadap
calon ayah ditemukan, hampir semua ayah yang bertambah gemuk saat istri
hamil memiliki anak perempuan. Hanya lima dari ayah yang menggemuk
memiliki anak laki-laki.
Ngidam
Mitos : Jika
calon ibu sangat menyukai makanan manis seperti cokelat dan gula,
pertanda sang jabang bayi adalah perempuan. Tapi kalau ibu senang
mengidam makanan asin, itu pertanda bayi laki-laki.
Fakta : Para
ilmuwan menemukan mengidam selama kehamilan hanyalah fenomena
psikologis. Salah seorang profesor kebidanan dari di University of
California, mengungkapan, indera wanita yang makin sensitif memungkinkan
akan lebih menyukai bau tertentu.
Bentuk perut
Mitos : Jika
tonjolan perut lebih rata atau melebar bayi dalam kandungan adalah
perempuan. Sementara jika perut lebih ‘mancung’ itu pertanda hamil bayi
laki-laki.
Fakta : Ilmuwan
percaya, bentuk perut saat hamil sangat ditentukan oleh otot bayi.
Tidak ada bukti yang menunjukkan anak perempuan membuat perut melebar
atau bayi laki-laki lebih di atas dalam rahim.
Wajah ibu
Mitos : Jika wajah calon ibu bulat dan kemerahan selama kehamilan maka ia akan memiliki anak perempuan.
Fakta : Hampir
semua wanita hamil akan mengalami kenaikan berat badan selama sembilan
bulan. Namun, studi terbaru di Prancis menemukan bahwa ibu mengalami
jerawat saat hamil, 90 persen melahirkan seorang bayi perempuan.
Denyut jantung
Mitos : Seorang
bayi laki-laki memiliki detak jantung di bawah 140 denyut jantung per
menit, sedangkan seorang anak perempuan lebih tinggi dari 140 kali
permenit.
Fakta : Ilmuwan menemukan bahwa bayi perempuan memiliki detak jantung yang cepat, tetapi hanya setelah mereka lahir.
Payudara
Mitos : Bila
selama kehamilan payudara sebelah kanan membengkak lebih besar adalah
pertanda anak laki-laki. Namun bila payudara kiri membengkak lebih
besar, merupakan pertanda anak perempuan.
Fakta :
Perubahan hormon selama kehamilan yang tidak meningkatkan aliran darah
serta adanya perubahan pada jaringan payudara membuat payudara bengkak,
sakit dan lebih sensitif. Namun, para ilmuwan tak menemukan bukti dari
perubahan payudara terkait dengan jenis kelamin bayi.
Morning Sickness
Mitos : Jika
Anda mengalami mual atau morning sickness selama kehamilan terutama
trisemester pertama, itu pertanda janin perempuan. Namun jika Anda tidak
mengalami atau hanya sedikit mengalaminya artinya janin adalah bayi
laki-laki.
Fakta : Ibu
lebih cenderung mengalami morning sickness saat mengharapkan bayi
perempuan. Sebuah studi terhadap satu juta wanita hamil di Swedia
1987-1995 menunjukkan, morning sickness menunjukkan wanita cenderung
hamil anak perempuan. Dr Michael Swiet, dari Institut Obstetri dan
Ginekologi di London, mengatakan: “Mungkin morning sickness berhubungan
dengan hormon. Dan, bayi perempuan bisa saja menghasilkan hormon yang
memicu hal tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar